cerita inspirasi 1

Nama : Syarifah Mursalina

NRP : H54100037

Laskar : 16

Selayaknya anak kecil biasa, kalau melakukan sesuatu yang sempurna pasti di beri imbalan oleh kedua orang tuanya. Berawal dari ajakan melakukan sholat seperti biasa. Namun, saya masih sering meninggalkannya. Karena saya pernah mendengar, kalau anak seumuran saya ( 5 tahun ) belum di wajibkan untuk melaksanakan sholat. Jadi saya merasa hal itu bukanlah sesatu yang wajib.

Namun, setelah saya melihat kakak pertama saya yang selalu melaksanakan sholat 5 waktu. Timbul juga rasa untuk ingin melaksanakan hal yang serupa dengannya. Di mulai detik itu, setiap kali kakak saya ingin melakukan itu, saya selalu mengikutinya dari belakang.

Sampai suatu ketika ayah saya akan berangkat ke tanah suci, dan sebelum kepergian itu ia berpesan kepada saya, jika saya bisa melaksanakan sholat secara sempurna setiap harinya, ia akan memberikan sesuatu yang sangat saya impikan.

Namun rasa jenuh untuk melaksanakan sholat mulai sering datang, dan saya akhirnya sering sekali tidak melaksanakan sholat. Walaupun semua kakak saya menyuruh untuk melaksanakannya. Namun tetap tidak saya hiraukan. Itu berlangsung sangatlah lama.

Tapi hidayah yang kesekian kalilah, yang akhirnya dapat menuntun saya untuk melakukan sholat secara terus menerus. Ada kesenangan tersendiri ketika selesai melakukan sholat. Dan sedikit demi sedikit saya mulai banyak bertanya tentang keagamaan oleh kakak saya. Saya mulai diajarkan olehnya belajar mengaji, berwudhu, tata cara sholat yang benar, dan lain sebagainya.

Detik – detik menjelang kepulangan orang tua saya ke rumah, saya sangat bahagia. Ingin memberikan berita yang pasti akan membawakan kegembiraan yang sangat untuk saya, karena saya akan di berikan sesuatu yang sangat saya impikan.

Akhirnya hari itu tiba juga, orang tua saya sampai di rumah pada siang hari, dan saya langsung menceritakan kejadian itu dari awal. Dan dengan wajah yang sumringah saya menerima hadiah yang telah di belikan oleh orang tua saya.

Kejadian ini yang sampai sekarang masih saya ingat, dan berawal dari cerita ini saya berjanji tidak akan pernah melalaikan waktu sholat.

Comments are closed.